Showing posts with label samba. Show all posts
Showing posts with label samba. Show all posts

Saturday, September 9, 2017

Configure Samba Server di Centos 7 (Part 2)


Halo guys, ini merupakan kelanjutan dari "Configure Samba Server di Centos 7 Part 1". Jika pada artikel sebelumnya kita telah mengkonfigurasi samba untuk anonymous user, disini kita akan mengkonfigurasi samba agar hanya user dan group yang sudah terdaftar di server saja yang dapat mengakses file/folder yang dishare.

Baiklah, tanpa panjang lebar lagi berikut langkah-langkah untuk mengkonfigurasi samba server:
  • install samba server : sudo yum install samba
  • backup konfigurasi default samba: sudo mv /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.bak
  • buat baru file konfigurasi samba : sudo vi /etc/samba/smb.conf
  • isi dari file konfigurasi adalah sebagai berikut
  • yang perlu diperhatikan pada configurasi diatas adalah konfigurasi setelah tulisan [secured], ini merupakan konfigurasi agar direktori yang di share oleh samba hanya dapat diakses oleh user yang sudah terdaftar di server. Penjelasan mengenai konfigurasi diatas adalah sebagai berikut:
    • path, merupakan lokasi direktori yang akan di share
    • valid users, merupakan user yang dapat mengakses direktori yang akan di share
    • guest ok, ini merupakan konfigurasi untuk menentukan apakah direktori yang di share dapat diakses oleh anonymous user atau tidak
    • writeable, konfigurasi untuk menentukan apakah di dalam direktori yang di share, valid user dapat melakukan “write” atau tidak
    • browsable, konfigurasi untuk menentukan apakah di dalam direktori yang di share, valid user dapat melakukan listring direktori atau tidak (perintah ls atau dir)
  • langkah selanjutnya adalah membuat direktori yang akan di share : sudo mkdir -p /samba/secured
  • selanjutnya enable smb dan nmb service : sudo systemctl enable smb nmb
  • selanjutnya restart smb dan nmb service : sudo systemctl restart smb nmb
  • untuk melihat apakah smb atau nmb sudah running, anda dapat menggunakan perintah sudo systemctl status nama_service untuk melihatnnya, contoh sudo systemctl status smb
  • selanjutnya konfigurasi agar samba akses tidak di blok oleh firewall
    • sudo firewall-cmd –permanent –zone=public –add-service=samba
    • sudo firewall-cmd –reload
  • selanjutnya saya akan membuat group, dimana di dalam group tersebut terdapat user yang dapat mengakses direktori samba yang akan di share.
    • Tambah group : sudo groupadd smbgrp
    • menambahkan user ke dalam group : sudo useradd sambauser -G smbgrp
    • menambkan password untuk user “sambauser” : sudo smbpasswd -a sambauser
  • selanjutnya, kita perlu merubah permission pada direktori yang akan di share: sudo chmod -R 777 /samba/secured
  • kita juga perlu mengganti owner dari direktori yang akan di share: sudo chown -R sambauser:smbgrp /samba/secured
  • selanjut, kita juga perlu mengkonfigurasi agar selinux mengijinkan konfigurasi samba yang telah kita lakukan : sudo chcon -t samba_share_t /samba/secured
  • sampai pada tahap ini, kita sudah dapat me mount direktori yang di share oleh samba
  • anda juga dapat melakukan mount direktori yang di share oleh samba lewat terminal dengan perintah : sudo mount -t cifs -o username=useryangdigunakan, password=passworduser //ipserver/secured mount_point
  • Contoh sudo mount -t cifs -o username=sambauser, password=123456 //192.168.56.2/secured samba_share
  • namun, dengan perintah diatas, kita tidak akan bisa membuat file, dikarenakan uid dan gid nya tidak sesuai dengan user yang berada di computer client. Contoh disini dapat dilihat bahwa uid nya = 1001, dan gid nya = 1002
  • sementara, uid dan gid di komputer client adalah sebagai berikut
  • solusinya adalah, dengan mengganti uid dan gid pada direktori yang di share oleh samba, agar sama dengan uid dan gid pada komputer client, perintahnya adalah sebagai berikut (jangan lupa di umount dulu) : sudo mount -t cifs -o username=sambauser,password=123456,uid=$UID,gid=$GID,forceuid,forcegid //192.168.56.2/secured samba_share
  • berikut hasil dari perintah diatas, nah jika sudah seperti ini, kita dapat membuat file karna uid dan gid nya sudah sama dengan uid dan gid user komputer client.

Demikian artikel kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan. Terima kasih ...
referensi:
https://www.howtoforge.com/samba-server-installation-and-configuration-on-centos-7

Sunday, August 27, 2017

Configure Samba Server di Centos 7 (Part 1)

Halo guys, kali ini saya membahas bagaimana mengkonfigurasi samba server di centos 7. Samba merupakan software yang berjalan di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol smb (server message block). 

Protokol smb (server message block) sendiri merupakan protokol yang berfungsi untuk sharing file atau folder, cifs (common internet file system) merupakan nama lain dari smb.

Pada artikel kali ini, kita akan membuat share folder/direktori yang dapat diakses oleh siapa saja tanpa perlu username dan password (anonymous user)

Tanpa panjang lebar lagi, berikut ini merupakan langkah – langkah untuk konfigurasi samba server di centos 7 untuk anonymous user
  • install samba server = sudo yum install samba
  • selanjutnya, kita akan membuat file configurasi samba yang baru:
    • bakcup file configurasi samba yang lama : sudo mv /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.bak
    • buat file configurasi samba yang baru : sudo vi /etc/samba/smb.conf
    • isinya kurang lebih seperti ini
  • perhatikan tulisan di bawah [Anonymous], ini merupkan konfigurasi untuk share direktori yang dapat di akses oleh siapa saja, tana memerlukan username dan password. Berikut penjelasan mengenai konfigurasi share folder/direktori anonymous:
    • path = direktori yang akan di share, disini direktori yang akan di share merupakan /samba/anonymous
    • browsable = user yang terhubung dapat melihat file atau folder selama file atau folder tersebut di dalam direktori /samba/anonymous
    • writeable = user dapat membuat file atau folder di dalam direktori /samba/anonymous
    • guest ok = mengijinkan guest (anonymous) untuk terhubung tanpa username dan password
    • read only = jika kita menuliskan “yes” artinya user hanya dapat membaca file dan folder di dalam direktori /samba/anonymous, tapi disini kita menuliskan “no” karena saya ingin user dapat membuat file atau folder di dalam direktori /samba/anonymous
  • lankah selanjutnya adalah membuat direktori /samba/anonymous: sudo mkdir -p /samba/anonymous
  • ganti permission untuk direktori /samba/anonymous: sudo chmod -R 755 /samba/anonymous, penjelasan perintah ini adalah sebagai berikut:
    • chmod = perintah untuk merubah pession
    • -R = recursive, artinya setiap file atau folder di salam /samba/anonymous akan memiliki permission yang sama
    • 755 = ini merupakan permission yang akan di terapkan pada direktori /samba/anonymouse, untuk lebih jelas mengenai permission di linux, silahkan kunjungi link berikut: https://www.linux.org/threads/file-permissions-chmod.4124/
  • ganti owner: sudo chown -R nobody:nobody /samba/anonymous, berikut penjelasan perintahnya:
    • chown = perintah untuk mengganti owner
    • -R = recursive
    • nobody:nobody = nobody yang pertama merupakan user, nobody yang kedua merupakan group, untuk lebih jelas mengenai “nobody” ini, silahkan kunjungi https://wiki.ubuntu.com/nobody
  • pada centos 7, firewall-cmd akan mem block akses terdapat samba. Untuk mengatasinya, ketikan perintah berikut:
    • sudo firewall-cmd –permanent –zone=public –add-service=samba
    • sudo firewall-cmd –reload
  • jika kedua perintah di atas sukses, akan muncul tulisan “success” , seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini
  • langkah selanjutnya, kita harus membuat SELinux untuk mengijinkan konfigurasi samba yang sudah kita lakukan sebelumnya dengan mentikan : sudo chcon -t samba_share_t /samba/anonymous
  • terakhir, kita akan mengaktifkan smb:
    • sudo systemctl enable smb
    • sudo systemctl enable nmb
    • sudo systemctl restart smb
    • sudo systemctl restart nmb
  • untuk melihat apakah smb dan nmb sudah jalan, anda dapat mengetikan perintah:
    • sudo systemctl status smb (untuk smb)
    • sudo systemctl status nmb (untuk nmb)
  • atau anda juga me mount direktori samba dengan cara: sudo mount -f cifs //192.168.56.2/anonymous mount_point


Demikian tulisan kali ini, untuk artikel selanjutnya saya akan membahas bagaimana membuat share folder/direktori di samba yang membutuhkan username dan password.

referensi:
https://www.howtoforge.com/samba-server-installation-and-configuration-on-centos-7